Bahasa Jepang KULTUR

Penjelasan Bahasa Jepang (Materi 3 – Benda Ini dan Benda Itu)

Halo para pembaca Udonsay!
Bagaimana percakapan bahasa Jepang minggu lalu? Cukup mudah dimengerti bukan?

Kali ini saya akan membahas mengenai pola kalimat yang dipelajari pada Percakapan Bahasa Jepang (Materi 3 – Benda Ini dan Benda Itu)

1….ます (-masu)

Seperti yang kita ketahui, dalam bahasa Jepang seluruh kata yang berakhiran …ます (-masu) dan です(desu) merupakan kata yang menunjukkan kesopanan pembicara terhadap lawan bicara. Contoh kalimat tersebut ditemui pada percakapan sebelumnya, yaitu :

  • きょうゆかたかいます
  • Kyou wa yukata o kaimasu.
  • Hari ini saya akan membeli yukata.

Kata kerja かいます (kaimasu) terbentuk dari kata dasar かう (kau).  Kata kerja かう (kau) diubah menjadi kata kerja bentuk ます (-masu) dengan cara mengganti huruf terakhir kata kerja menjadi huruf yang berada di searah vertikal dengan kolom い (i) pada hiragana, sehingga huruf う (u) menjadi huruf  い (i). Kemudian kata tersebut ditambahkan kata ます (-masu).

Atau lebih mudahnya seperti ini :

かう (kau) ⇒ か い (kai) ⇒ かい (kai) + ます (masu) ⇒ かいます (kaimasu)

Huruf di kolom い ( i) dapat dilihat Tabel Huruf Hiragana

  • すみだがわはなびたいかいいきます
  • Sumidagawa hanabi taikai e ikimasu.
  • Pergi ke festival kembang api Sungai Sumida

Kata kerja いきます (ikimasu) terdiri atas kata dasar いく (iku).  Kata kerja  いく (iku) diubah menjadi kata kerja bentuk ます (-masu) dengan cara mengganti huruf terakhir menjadi huruf di kolom i, sehingga menjadi huruf き (ki) dan ditambahkan kata ます (masu).

Atau lebih mudahnya seperti ini :

いく (iku) ⇒  いい (iki) ⇒ いき (iki) + ます (masu) ⇒ いきます (ikimasu)

Pola kalimatnya adalah seperti ini :

Kata kerja bentuk kamus (golongan I) diubah menjadi kata kerja bentuk ます (-masu) + kata ます (masu)

 

2. この (Kono), その (Sono), dan あの (Ano)

Kata この (Kono), その (Sono), dan あの (Ano) merupakan kata tunjuk benda seperti これ (Kore), それ (Sore), dan あれ (Are). Namun penggunaan kata この (Kono), その (Sono), dan あの (Ano) sedikit berbeda dengan kata これ (Kore), それ (Sore), dan あれ (Are).

Perbedaan kedua penggunaan kata tunjuk tersebut adalah :

  • Kata これ (Kore), それ (Sore), dan あれ (Are) TIDAK diikuti oleh kata benda yang dimaksud.
  • Kata この (Kono), その (Sono), dan あの (Ano) HARUS diikuti oleh kata benda yang dimaksud.

Misalnya :

  • そのゆかたかわいいです
  • Sono yukata ga kawaii desu.
  • Yukata itu manis.
  • このゆかたかわいいです
  • Kono yukata mo kawaii desu.
  • Yukata ini juga manis.
  • このゆかた
  • Kono yukata.
  • Yukata ini.

Pola kalimatnya adalah seperti ini :

Kata この (Kono) / その (Sono) / あの (Ano) + Kata Benda + Partikel + Kata Sifat + です (desu)

atau

Kata この (Kono) / その (Sono) / あの (Ano) + Kata Benda

Penggunaan これ (Kore), それ (Sore), dan あれ (Are) dapat dilihat kembali pada Percakapan Bahasa Jepang (Materi 2 – Itu Apa?) dan Penjelasan Percakapan Bahasa Jepang (Materi 2 – Itu Apa?)


N.B :

Terdapat beragam festival di Jepang, festival – festival tersebut pada umumnya disebut sebagai まつり (matsuri).  Jika festival tersebut dirayakan dengan kembang api di langit, maka festival tersebut tidak disebut まつり (matsuri) melainkan はなびたいかい (hanabi taikai).

About the author

Deani Dara

Born in 1993. Loves to read and sing. Addicted to green tea.

Leave a Comment